Daerah

Kembangkan Potensi Kreatif, Samosir Gelar Workshop dan Playtesting Board Game

9
×

Kembangkan Potensi Kreatif, Samosir Gelar Workshop dan Playtesting Board Game

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR || Trendingtopik ,Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendorong pertumbuhan komunitas permainan papan atau board game di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, melalui kegiatan Workshop dan Playtesting Prototype Board Game yang digelar di Creative Hub Samosir, Pantai Indah, Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 50 peserta dari kalangan pelajar SMK Negeri 1 Nainggolan dan SMK Negeri 1 Simanindo.

Program ini bertujuan memperkenalkan permainan papan sekaligus mendorong terbentuknya komunitas lokal sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri gim papan di Indonesia.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Gim Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Iman Argiono, serta sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir yang dibacakan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya, Shanty Harianja.

Dalam sambutannya, Iman Argiono menyampaikan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mengembangkan ekosistem permainan papan, mulai dari membentuk pemain, melahirkan kreator, hingga membuka peluang pasar bagi produk gim lokal.

Menurutnya, melalui kegiatan yang berlangsung di Creative Hub Samosir tersebut, pemerintah berharap terbentuk komunitas board game yang mampu berkembang dan bergerak secara mandiri di Kabupaten Samosir.

Iman juga berharap para peserta dapat melanjutkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dengan mengikuti program pengembangan lainnya, seperti Creator Camp, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar merancang dan menciptakan permainan papan sendiri.

Sementara itu, Shanty Harianja menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Kabupaten Samosir.

Ia menekankan bahwa permainan tidak hanya terbatas pada gim digital, tetapi juga dapat dikembangkan melalui permainan papan yang memberikan pengalaman belajar secara menyenangkan bagi anak-anak.

Pemerintah daerah berharap generasi muda Samosir tidak hanya menjadi pengguna atau konsumen gim, tetapi juga mampu menjadi kreator yang menghasilkan karya kreatif di masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama berupa workshop bertajuk Membangun Ekosistem Board Game Melalui Komunitas, yang dibawakan oleh Nailys Syifa, pemilik Segara Games Indonesia, sekaligus kreator mainan edukatif, pengusaha kreatif, dan peneliti lulusan Psikologi Universitas Paramadina.

Pada sesi berikutnya, para peserta mengikuti kegiatan playday dengan memainkan sejumlah permainan papan lokal, yakni Sekata dan Super Food, yang diterbitkan Segara Indonesia Games.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan berbagai permainan papan impor populer, di antaranya Wanted, Ticket to Ride, Dixit, Splendor, dan Last Letter.

Selain mengikuti workshop dan bermain bersama, para peserta juga menjalani pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman serta pengalaman mereka sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan komunitas board game di daerah lainnya.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berharap Creative Hub Samosir dapat berkembang menjadi ruang berkumpul, belajar, dan berkolaborasi bagi komunitas permainan papan setempat.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri gim papan nasional serta membuka peluang bagi generasi muda Samosir untuk melahirkan karya kreatif yang berdaya saing.(Chris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *