Kriminal

Semakin ‘Meriah’ Dugaan Peredaran Narkotika Jenis Sabu BigBos ‘RS’ di Siantar Utara, Warga: Polres Pematang Siantar Jangan ‘Tutup Mata’

222
×

Semakin ‘Meriah’ Dugaan Peredaran Narkotika Jenis Sabu BigBos ‘RS’ di Siantar Utara, Warga: Polres Pematang Siantar Jangan ‘Tutup Mata’

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar || NewsLentera, Warga masyarakat kota Pematangsiantar, khusunya warga kecamatan siantar utara kepada sejumlah Wartawan menyatakan rasa tidak percaya dan merasa tak memiliki pelindung/pengayom, serta penegak hukum, hal itu beranjak dari penilaian masyarakat melihat tingkah laku oknum petinggi aparat penegak hukum, khususnya di kota Pematangsiantar, seolah masa bodoh dengan leluasanya peredaran/penjualan Sabu-Sabu yang nota bene barang haram musuh negara pembunuh massal anak bangsa itu. Hal itu disampikan Haloho warga Kecamatan siantar utara kepada Media.

“Udah kayak negara antah berantah kita ini bang, banyak kantor polisi di siantar ini, ada polsek bahkan polres. Ada juga BNN tapi macam tak berguna,” Ucapnya kesal kepada wartawan terkait peredaran narkotika di tempat tinggalnya.

Warga menyatakan, suasana dan kondisi kenyataan yang tragis serta sangat miris itu dibuktikan dengan contoh nyata dan sulit dipungkiri serta telah menjadi rahasia umum, begitu leluasanya peredaran/penjualan Sabu-Sabu di depan mata , seperti di areal kawasan seputar depan SPBU Jalan. Sisingamangaraja Pematangsiantar, serta di seputar kawasan salah satu warung terminal Suka Dame Parluasan tempat ditangkap nya HM, RM dan RD Jumat siang (6/9-024), oleh petugas gabungan BNN bersama tim Satuan Brimob Kompi 2 Batalyon B. Pematangsiantar dengan barang bukti disebut 56 paket Sabu dan lain-lainnya, kemudian langsung diboyong ke markas.

Namun dalam kurun waktu bilangan hari, komplotan (sindikat) yang dikomandoi big bos nya RS (Roi), dikatakan warga (sumber) sudah  beroperasi kembali 24 jam siang dan malam mengedar/menjual Sabu di kawasan areal tempat yang sama di depan SPBU layaknya bagai mirip seperti menjual kacang goreng saja, ucap warga dengan nada geram.

Boleh dikatakan ulah perbuatan yang dipertontonkan aparat penegak hukum itu sangat miris dan tragis, hingga mengundang mual dan jijik nyaris muntah melihatnya, ucap warga serius. Padahal ketika terjadinya gebrakan penangkapan “kaki tangan”  komplotan (sindikat) big bos Sabu RS (Roi) dan ke 3 nya diboyong ke markas komando, warga berdecak kagum dan sempat mengacungkan dua jempol, karena takjub.

Tapi, nyatanya dewasa ini komplotan pengedar/penjual Sabu yang dikomandoi RS dikatakan sudah beroperasi kembali di areal kawasan lokasi yang sama. Bahkan malah semakin meriah, dengan hilir mudik nya kendaraan bermotor pembeli Sabu nyaris mirip bagai pasar keramaian, tegas warga pemukim di sana.

Polresta P.Siantar Adem Ayem.
———–
Kecuali itu pula, lain lagi hal nya dengan Kepolisian daerah itu (Polresta P.Siantar).
Polresta yang di pimpin, AKBP. Yogen Heroes Baruno, tampaknya terkesan bagai adem ayem saja. Padahal, begitu riuhnya gejolak peredaran Sabu-Sabu yang telah menjadi topik pembicaraan serius di kalangan masyarakat yang cinta dengan kelanjutan langgengnya NKRI, ( Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Sementara, Kasat Narkoba Polres P.Siantar, AKP.Jhonny Pasaribu, saat dikonfirmasi via WhatsApp, selalu memberikan jawaban klise : Terima Kasih informasinya pak, kita lakukan penyelidikan, (tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *