Imigrasi & Pemasyarakatan

Rutan Tanjung Gandeng Dinkes Tabalong Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus Kepada Warga Binaan

9
×

Rutan Tanjung Gandeng Dinkes Tabalong Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus Kepada Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

Tanjung || Trendingtopik, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai upaya pencegahan penyakit Hantavirus bagi warga binaan. Kegiatan yang berlangsung di area kunjungan Rutan Tanjung ini diikuti oleh warga binaan dengan antusias sebagai bentuk edukasi kesehatan dan langkah preventif dalam menjaga kesehatan bersama. Kamis (04/06/2026).
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga binaan mengenai penyakit Hantavirus, termasuk penyebab, gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahannya. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Siti Raudah, menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut. Warga binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kamar hunian, tempat penyimpanan makanan, serta melakukan pemberantasan sarang dan jejak tikus di lingkungan sekitar.
“Hantavirus merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui paparan urine, kotoran, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, mengelola makanan dengan baik, serta mengendalikan keberadaan tikus di sekitar tempat tinggal menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit ini,” jelasnya

Selain memberikan sosialisasi, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong juga melakukan kontrol dan pemantauan langsung ke sejumlah area di lingkungan Rutan Tanjung. Tanjung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kebersihan lingkungan, sanitasi, serta upaya pencegahan berkembangnya hewan pengerat yang berpotensi menjadi media penularan penyakit. Dalam kesempatan tersebut, petugas kesehatan turut memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi terkait pengelolaan kebersihan lingkungan agar tetap terjaga dengan baik sebagai langkah pencegahan penyakit menular, termasuk Hantavirus.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh Dinkes Kabupaten Tabalong dalam memberikan edukasi kesehatan kepada warga binaan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Tanjung dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal serta menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan aman bagi seluruh warga binaan.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap berbagai potensi penyakit menular. Kami berharap seluruh warga binaan dapat menerapkan informasi yang telah disampaikan sehingga kesehatan lingkungan Rutan tetap terjaga dan risiko penyebaran penyakit dapat diminimalisir,” ujarnya.

Selain itu, Ardiani, salah satu warga binaan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan sosialisasi tentang penyakit hantavirus tersebut karena dari sosialisasi tersebut bisa menambah pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi tahu bagaimana penyakit Hantavirus bisa menular dan apa saja yang harus harus dilakukan untuk mencegahnya. Kami akan berusaha menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung terus berupaya memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam bidang kesehatan guna mendukung terciptanya lingkungan
Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dari sosialisasi ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan dalam menjaga kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar selama menjalani masa pembinaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *