Imigrasi & Pemasyarakatan

Rutan Tanjung Buka Pelatihan Barista dan Barbershop Bagi Warga Binaan, Gandeng Yayasan Jikamaka Tabalog

8
×

Rutan Tanjung Buka Pelatihan Barista dan Barbershop Bagi Warga Binaan, Gandeng Yayasan Jikamaka Tabalog

Sebarkan artikel ini

Tanjung || Trendingtopik, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai program pelatihan keterampilan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan membuka kegiatan pelatihan barista dan barbershop yang bekerja sama dengan yayasan Jika Belajar Maka Bisa (Jikamaka) Tabalong. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung dan diikuti oleh warga binaan yang telah terpilih sebagai peserta pelatihan. Senin (15/06/2026).

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pendiri Jikamaka Tabalong, Awiek Hadi Widodo, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Jikamaka dan Rutan Tanjung dalam memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah positif dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan dan daya saing ketika kembali ke tengah masyarakat.


“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat serta membuka peluang usaha maupun pekerjaan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Awiek.

Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang. Dalam sambutannya, Karutan menyampaikan
keterampilan merupakan
bahwa program pelatihan bagian penting dari proses pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.


“Pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama kami. Melalui pelatihan barista dan barbershop ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi modal mereka untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan secara langsung yang dipandu oleh instruktur dari Jikamaka Tabalong. Pada pelatihan barista, peserta diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar penyeduhan kopi, pengenalan peralatan, teknik pembuatan minuman kopi, hingga praktik meracik kopi secara mandiri.


Sementara itu, pada pelatihan barbershop, Karutan Tanjung langsung menjadi peserta pertama sebagai objek uji coba yang dicukur agar memberikan pemahaman kepada warga binaan secara langsung. Peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar pemangkasan rambut, penggunaan alat cukur, pelayanan pelanggan, serta praktik potong rambut secara langsung. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain memperoleh teori, mereka juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah diajarkan sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan secara langsung.

Salah satu peserta pelatihan, Roby, mengaku senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat dijadikan bekal setelah selesai menjalani masa pidana.


“Saya sangat berterima kasih kepada Rutan Tanjung dan Jikamaka Tabalong atas kesempatan ini. Melalui pelatihan barista dan barbershop, saya mendapatkan ilmu yang sebelumnya belum pernah saya pelajari. Saya berharap keterampilan ini dapat menjadi modal bagi saya untuk bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri ketika kembali ke masyarakat nanti,” ujar Roby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *