Daerah

Tekan Inflasi, Pemkab Toba Hadirkan Pangan Murah di Silaen

14
×

Tekan Inflasi, Pemkab Toba Hadirkan Pangan Murah di Silaen

Sebarkan artikel ini

TOBA || Trendingtopik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba melalui kolaborasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Silaen pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari GPM Nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Sahat Manullang, menegaskan bahwa program ini adalah langkah konkret pemerintah daerah. Kehadiran GPM bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini disediakan untuk menekan selisih harga dalam bentuk intervensi dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, agar daya beli masyarakat terhadap bahan pangan dapat terjaga,” ujar Sahat Manullang saat membacakan sambutan tertulis Bupati Toba.

Dalam pelaksanaannya, GPM di Kecamatan Silaen menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Komoditas yang ditawarkan antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, tomat, cabai merah, cabai rawit hijau, bawang merah, dan bawang putih.

Mengingat tingginya antusiasme, Pemkab Toba mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Belilah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan sehingga seluruh masyarakat yang hadir dapat merasakan manfaatnya secara merata,” pesannya.

Bagi masyarakat di luar Kecamatan Silaen, Pemkab Toba memastikan bahwa program ini tidak hanya berhenti di satu lokasi. Ke depannya, Gerakan Pangan Murah akan diselenggarakan secara bertahap di kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Toba.

Masyarakat diminta untuk terus memantau jadwal pelaksanaan selanjutnya melalui kanal informasi resmi Pemkab Toba.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta komunitas gelar pangan murah yang menarik minat masyarakat luas, sehingga dengan bantuan banyak pihak, Kabupaten Toba mampu melewati tantangan ekonomi dan bangkit menjadi lebih kuat. (Chris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *